Selamat Datang di Website Desa Jehem. Media Komunikasi Pemerintah Desa Jehem

Artikel

Wisata Religi Pengelukatan Dasamala lan Pancuran Widyadari

18 Juni 2019 11:54:34  Dayu   1.058 Kali Dibaca  Berita Desa

Salah satu tempat melukat (membersihkan diri diyakini dapat menyembuhkan penyakit nonmedis dan tirta awet muda ada di Pancuran Pengelukatan Dasamala lan Widyadari terletak yang di Pura Taman Sari Banjar Sama Griya,Desa Jehem,Kec.Tembuku.Kab.Bangli. Bernama demikian karena di pura yang dahulunya hutan belantara itu telah dibuatkan 12 pancuran yakni 10 pancuran berbentuk patung dewi, berfungsi untuk membersihkan diri maupun menyucikan pikiran,dan dua pancuran lagi untuk pengobatan medis maupun nonmedis. selain dua pancuran berkhasiat dinamai Pancuran Pengeleburan Mala sebanyak lima pancuran,satu Pancuran Pengeleburan Bala,satu Pancuran Tirta Awet muda, satu Pancuran Kesuksesan, satu Pancuran Taksu,dan satu Tirta Spiritual bagi penekun ilmu spiritual. yang menarik bagi krama atau umat yang hendak meminta restu untuk melanjutkan usaha,membangun usaha baru atau meminta kesuksesan "Menurut Pangemong Pura Taman Sari Jro Mangku Nengah Kadi.

Jro Mangku Nengah Kadi menambahkan,bagi umat yang meminta supaya panjang umur,bisa melukat di Pancuran Tirta Awet Muda sedangkan bagi yang sedang menjabat atau ingn naik jabatan, bisa melukat di Pancuran Taksu.ditegaskan untuk bisa membasuh diri secara khusus di pancuran khusus mereka wajib menyelesaikan rentetan yang ada dua pilihan cara melukat menurut pemangku Ida Bagus Mangku Suabawa .Pertama,pemedek bisa sembahyang dulu di Pura Taman Sari,kemudian membasuh diri di pancuran yang rentetan dimulai dari pancuran yang paling barat berjalan satu-satu sampai ke pancuran paling timur.Kedua,bisa dengan melukat dulu di pancuran yang paling barat berjalan satu-satu sampai pancuran paling timur,baru sembahyang di pura juga bisa,"imbuhnya.

Ada pun pemedek yang datang dengan tujuan berobat akan didampingi pemangku dengan membawa dua banten pejati (sarana upcara)untuk dihaturkan di utama mandala pura dan pelinggih (bangunan suci)Ratu Dewi Gangga diarea pancuran. Dijelaskan Pemangku ,bagi yang sekedar Berdharma Wisata atau melukat biasa mereka bisa melakukannya sendiri dengan membawa canang (saran upacara),bagi pemedek pria maupun wanita diperkenankan mengunakan kain dan kamben. "Hari-hari baik untuk berkunjung tentu direrahinan (hari suci) tielem,purnama,kajeng kliwon, atau Galungan dan Kuningan." ucap Pemangku Ida Bagus Mangku Suabawa.

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Aparatur Desa

Sinergi Program

Prodeskel Pajak Online

Agenda

Belum ada agenda

Perpustakaan Desa

Peta Desa

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:321
    Kemarin:762
    Total Pengunjung:529.224
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:52.205.167.104
    Browser:Tidak ditemukan

Arsip Artikel

Hubungi Kami

Hubungi Kami

Hubungi Kami